dalam Materi minggu kemaren saya menjelaskan Apa itu Kriptografi
untuk merefresh Materi yang kemaren saya Bahas minggu lalu, saya akan menjelaskan sedikit.
Kriptografi adalah ilmu untuk menjaga keamanan pesan.
Keamanan pesan diperoleh dengan menyandikannya menjadi pesan yang tidak
mempunyai makna.
Kriptografi sangat berguna untuk keamanan Pesan yang sangat dirahasiakan, jadi jika anda mempunyai sebuah Pesan yang Rahasia anda bisa menerapkan nya ke dalam Kriptografi.
Okeh dalam minggu kemaren Materi yang saya berikan bersambung ke bagian Cipherteks
Cipherteks yang bagaimana..??
Perhatikan pesan mengembalikan lagi cipherteks dengan operasi kebalikan
yang secara matematis dapat dinyatakan dengan persamaan :
P = D(c) = (c – 3) mod 26
Algoritma
Simetris Bujursangkar Vigenere :
Simetris
Bujursangkar Vigenere adalah suatu algoritma yang tergolong ke dalam algoritma
subtitusi abjad majemuk. Ini artinya setiap huruf yang sama dalam plaintext tidak dipetakan. Melainkan di
subtitusi oleh huruf yang berlainan bergantung dari kunci yang digunakan untuk
melakukan enkripsi. Algoritma ini ditemukan oleh diplomat sekaligus kriptologis
dari Prancis, Blaise de Vigènere pada abad 16. Simetris Bujursangkar Vigenere
dipublikasikan pada tahun 1856, tetapi algoritma ini baru dikenal luas 200
tahun kemudian.
Proses
enkripsi dalam Simetris Bujursangkar Vigenere
dilakukan dengan menggunakan bujursangkar vigenere. Bujursangkar
vigenere berisi huruf-huruf abjad yang disusun sedemikian rupa. Kolom paling
kiri menyatakan huruf-huruf kunci sedangkan baris paling atas menyatakan
huruf-huruf plainteks.
Proses
enkripsi dilakukan dengan cara menarik garis vertical ke bawah dari huruf
plaintext hingga berada pada baris dari huruf kunci. Selanjutnya huruf yang
merupakan perpotongan antara huruf plaintext dan huruf kunci merupakan huruf
chipertext.
Sedangkan
proses dekripsi dilakukan sebaliknya,yaitu dengan cara menarik garis horizontal
dari kunci ke kanan hingga menemukan huruf yang sesuai dengan huruf chipertext.
Selanjutnya tariklah garis vertical ke atas hingga sampai ke huruf plaintext.
Contoh :
Plainteks : T U G A S T
Kunci :
R B S C T W
Cipherteks : K V Y C L P
Pseudo-code
untuk enkripsi :
i
ß 1
While
i <= 6
read
alfabet[i]
konversi_alfabet
ß
(0+mathcon(alfabet[i])-1
read
kunci[i]
konversi_kunci
ß
(0+mathcon(kunci[i])-1
ngitung
= 25 – konversi_kunci
if
konversi_alfabet < ngitung then
C ß mathcon(alfabet[i])
+ konversi_kunci
else
C ß
konversi_alfabet – ngitung
End
While
Sekian Materi yang saya Posting hari ini
Kurang lebih nya Mohon maaf jika ada salah pengetikan.
0 Komentar untuk "Apa itu Kriptografi (Bag 2)"